Translate »

7 Tren Busana yang Selalu Berputar di Fashion Week

Stylesight-Cruise-Resort-2014-Denim-Runway-Highlights-Balmain

Dalam Fashion Week, sebuah desain fenomenal pada suatu masa bisa jadi bakal kembali muncul sebagai tren di tahun yang lain. Siklus perputaran ini antara sepuluh hingga 20 tahun sekali, bahkan jika memungkinkan hingga 50 tahun. Perputaran ini terjadi bila sebuah desain mampu menginspirasi para desainer muda. Dan bagi desainer yang terinspirasi biasanya akan memodifikasi busana untuk memberikan sentuhan kekinian.

Berdasarkan penelusuran, setidaknya ada tujuh karya fashion yang kembali menjadi tren di masa berikutnya :

1. Little Black Dress

Tentunya tak ada yang asing, mungkin malah familiar, dengan baju hitam berpotongan pendek ini. Little black dress, pertama kali terancang oleh Coco Chanel pada 1926. Setelah Perang Dunia II, baju ini menjadi busana wajib wanita Amerika Serikat. Dan kala 1960, gaun model ini kembali mendapatkan gelora kepopuleran saat dikenakan oleh ikon fashion, Audrey Hepburn.

Awalnya panjang baju ini hanya selutut dengan lengan sampai siku. Potongan little black dress pun sangat sederhana. Tapi coba tengok baju hitam zaman sekarang. Beragam inisiatif dan eksperimen tercipta untuk memperlihatkan kesan glamor nan seksi. Tak bisa dipungkiri, warna hitam yang memberikan kesan lebih langsing menjadi alasan banyak perempuan terus menggemari busana ini.

 2. Stilettos Heels

Banyak perempuan mengidolakan model sepatu berhak kecil dan tinggi. Konon ketika mengenakan sepatu ini, akan muncul kesan kaki jenjang dan seksi. Stilletto sendiri sudah ada sejak 1800 dan hanya dikenakan anggota kerajaan agar tidak menginjak kotoran.

Pada awal 1950, Roger Viver kembali memperkenalkan sepatu model stilleto untuk fashion. Ia memamerkan sepatu berhak tinggi dengan warna merah menyala yang terlihat menarik. Tak ayal stilleto pun menjadi idola fashion kala itu. Lalu kala 1980, sepatu ini kembali bangkit sebagai barang fashion yang harus dimiliki pecinta mode dunia, hingga sekarang ini.

3. Sack Dress

Baju terusan dengan potongan sederhana tanpa lekuk atau sack dress kali pertama diperkenalkan oleh Hubert Givenchy, pada 1957. Baju ini termasuk unik dan langsung populer di masanya. Di akhir 1980, atau 20 tahun setelah masa kepopuleran sack dress, busana ini kembali jaya. Selain telah mengalami berbagai variasi dan inovasi desain, sack dress bisa dikenakan banyak perempuan dengan beragam bentuk tubuh.

4. Mini Skirt

Pencipta rok mini adalah Mary Quant, pada 1965. Quant membuat rok super pendek sebagai revolusi desain busana di masa itu. Mini skirt pun menjadi simbol keberanian di London. Setelah lama menghilang, rok mini kembali populer pada pertengahan 1990an. Hingga sekarang rok pendek dengan berbagai gaya menjadi salah satu barang wajib bagi pecinta fashion. Bahkan di setiap Fashion Week, rok mini selalu muncul dan dengan mudah menjadi populer.

5. Maxi Dress

Oscar de La Renta adalah pencipta maxi dress! Ia pertama memamerkannya dalam perhelatan 1968, menggunakan bahan lace nan tipis. Baju ini menghadapi masa surut kejayaan pada akhir 1970an. Namun gaun ini memiliki keunikan desain. Hingga bisa dikenakan dalam berbagai acara, suasana, dan bentuk tubuh. Dan pada 2008, maxi dress kembali menjadi idola hingga sekarang.

6. Designer Jeans

Celana berbahan denim dengan model ala koboi ini pertama muncul pada 1873 oleh Jacob Davis dan Levi Strauss. Karena berbahan tebal dan bisa melindungi badan, desain celana ini pun diperuntukan bagi pria penambang dan koboi kala 1950.

Pada 1970, Calvin Klein memperkenalkan blue jeans berbahan denim ke Fashion Week. Ia membuat celana para penambang menjadi salah satu item fashion yang wajib dimiliki. Bahkan hingga sekarang celana ini tak pernah lepas dari daftar barang yang harus dibeli.

7. Legging

Legging ternyata sudah ada sejak abad ke-17 setelah Masehi. Dulu, celana lekat kulit biasa dipakai pria ketika berburu. Namun pada 1979, Patricia Feilds memperkenalkan legging untuk pemakaian perempuan di Fashion Week. Kepopulerannya kembali menyeruak pada 1980, waktu legging menjadi bagian dari baju aerobik. Pada awal 2002, legging kembali booming dengan muncul banyak variasi. Bahkan hingga kini, bagi kebanyakan perempuan, legging menjadi sebuah barang wajib.

Sumber: Berbagai sumber

facebooktwittergoogle_plus

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *



facebooktwittergoogle_plus