Translate »

Bahaya Mie Instan Bagi Anak-anak

Bagi sebagian besar penduduk di dunia terutama di negara-negara Asia, mie instan (instant noodle) sudah menjadi makanan sehari-hari yang sangat populer untuk segala usia. Mie instan sangat mudah disajikan, harganya pun sangat ekonomis dan terjangkau. Untuk menyiapkannya cukup waktu tak sampai 5 menit sudah siap untuk disantap. Rasanya pun beraneka ragam, dapat dipilih sesuai dengan selera masing-masing. Namun meskipun mie instan ini makanan yang digemari, mudah disajikan, serta murah, tetapi ternyata juga membahayakan bagi anak-anak. Bagaimana bisa mie instan itu berbahaya dan mengancam bagi anak-anak ?

Dr Leila Cuttle dari Queensland Children’s Medical Research Institute mengatakan bahwa mie instan berpotensi menimbulkan risiko luka bakar yang serius bagi anak. Hal ini ternyata disebabkan oleh kuah dari mie instan yang bila disajikan sesuai standar panasnya dapat mencapai 80 derajat celcius!

“Kulit telanjang yang terkena kuah panas akan terasa sangat menyakitkan. Memang akan sedikit terbantu jika ditutup namun sulit sekali disembuhkan,” tutur Dr Cuttle seperti dikutip dari ABC Australia.

Kasus luka bakar yang disebabkan oleh panas kuah mie instan ternyata paling sering dirujuk ke rumah sakit. Menurut laporan dari Westmead Children’s Hospital di Sydney, Australia  mengatakan bahwa terdapat 32 persen kasus luka bakar pada anak yang disebabkan oleh mie instan.

Selain itu, terdapat 291 anak yang dirawat di rumah sakit dengan luka bakar parah akibat produk tersebut pada periode 2005-2010 . Oleh karena itu, dr Cuttle menganjurkan kepada semua orang tua agar tidak menyimpan mie instan pada tempat yang mudah dijangkau di dalam rumah, serta jangan membiarkan anak membuat mie instan sendiri.

Untuk mengatasi kasus anak yang sudah terlanjur terkena luka bakar, Dr Cuttle menjelaskan bahwa pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menaruh luka di bawah air dingin yang mengalir selama sekitar 20 menit.

“Hanya dalam 20 menit dapat menyebabkan Anda batal ke rumah sakit dan melakukan berbagai pengobatan yang merepotkan,” ujar Dr Cuttle lagi.

Selain daripada itu, jangan lupa untuk membuka pakaian atau perhiasan yang menempel pada bagian luka. Setelah 20 menit selesai, pergilah ke dokter atau belilah krim anti luka bakar yang dapat mengeringkan luka sekaligus mencegah infeksi.

Mengingat kemungkinan begitu berbahayanya mie instan apabila disajikan sendiri oleh anak-anak, maka diharapkan bagi semua orang tua dapat bertindak bijaksana dan melakukan pencegahan semaksimal mungkin.

 

Source: Detik.com

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

class="now"


200-125 200-125 exam 200-125 pdf 200-125 200-125 exam 200-125 pdf IY0-120 EX0-118 HP5-K03D HP0-J64 ACA001 QAW1301 GB0-363 HP0-661 000-M72 080-888 A2090-733 E20-465 1Z1-510 MOS-EXP2002 ST0-093 P_SD_64 HP2-N49 HP0-P14 1Z0-414 HP0-P22 JN0-140 000-M230 C2140-637 TM12 LOT-440 P6040-018 HP2-B96 000-899 HP2-E30 EE0-071 C2170-009 VCS-271 RF0-001 1T6-222 A00-280 CBAP JK0-015 HP0-262 CTS-I HP2-E57 HP2-056 E20-001 HP2-H11 642-582 050-ENVCSE01 C_TCRM20_72 1Z1-854 ZJN0-360 650-312 CGEIT ST0-141 646-206 HP2-H30 1Z0-212 FC0-U51 1Z0-223 VCP310-UP-VCP410 251-521 C_HANATEC141 ACSO-L2-REVGEN-02 1Y0-456 ISEB-ITILF 000-170 CAT-200 920-440