Translate »

Filosofi Warna di Korea Selatan

Di negara Korea Selatan, warna bukan hanya sekedar warna, karena warna bisa mempengaruhi masyarakat Korea Selatan. Menurut masyarakat Korea Selatan, tiap warna memiliki arti tersendiri dan juga memiliki keberuntungan yang berbeda-beda.

Hingga segitu besarnya warna mempengaruhi kehidupan masyarakat Korea Selatan, warna yang menurut mereka terbaik seringkali menjadi pilihan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Contohnya adalah dalam pembuatan souvenir, apabila Anda pergi ke Korea Selatan dan mencari souvenir yang bagus. Anda akan melihat warna yang dominan dalam tiap souvenir. Warna tersebut adalah merah, putih, hitam, biru, dan kuning.

Pics: www.mandysantoso.com

Ternyata lima warna tersebut memiliki arti yang dikaitkan dengan unsur kehidupan masyarakat Korea Selatan. Lima warna tersebut biasa disebut Obangsaek.

Menurut Park Song Yi, pemandu lokal Korsel dalam Halal Restaurant Week Fam Tour yang diikuti KompasTravel, mengatakan “Lima warna itu masing-masing berarti merah sebagai selatan, putih sebagai barat, biru sebagai timur, hitam sebagai utara, dan kuning sebagai pusat. Oh ya, ada arti lain juga yaitu keberanian, kebijaksanaan, kejujuran, kehormatan, dan kesetiaan”.

Selain sebagai mata angin dan kepribadian manusia, lima spektrum juga disimbolkan sebagai elemen-elemen yang ada di muka bumi ini. Park mengatakan bahwa warna merah memiliki unsur api, putih mewakili elemen logam, biru mewakili kayu, hitam memiliki elemen air, dan kuning mewakili unsur tanah.

Arti dari kelima warna itulah yang akhirnya membuat masyarakat menyerap dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga mempengaruhi kepercayaan masyarakat Korea Selatan sendiri.

“Masyarakat Korea adalah penganut agama Buddha dengan bentuk agama tradisional Syamanisme. Makanya agama Buddah di sini agak berbeda. Kami juga menyerap Taoisme dan Konfusionisme,” kata Park.

Contohnya adalah kalau Anda mengunjungi Istana Gyengokgung, denah istana semua diatur oleh feng shui atau ilmu topografi China, dengan cerminan corak warna di bangunan tersebut.

Pics: kompas.com

Selain itu rumah di Korea selalu menghadap ke Selatan dan membelakangi gunung, karena penduduk Korsel percaya rumah dengan menghadap gunung dianggap tidak baik.

Pics: https://ayookekorea.files.wordpress.com

Selain itu, ada juga penataan makanan yang mencampurkan unsur warna tersebut. Nama makanan tersebut adalah banchan.

Pics: https://missconfig.files.wordpress.com

Oleh karena itulah mengapa warna begitu mempengaruhi kehidupan Korea Selatan dan memiliki arti filosofi yang cukup mendalam disana. Bagaimana dengan Anda, apakah ada unsur warna yang mempengaruhi kehidupan Anda sehari-hari juga? Silahkan komentari dan bagikan dengan Gosocioers yang lain.

Source: kompas.com

Tagged with:     , , , , ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

class="now"


200-125 200-125 exam 200-125 pdf 200-125 200-125 exam 200-125 pdf IY0-120 EX0-118 HP5-K03D HP0-J64 ACA001 QAW1301 GB0-363 HP0-661 000-M72 080-888 A2090-733 E20-465 1Z1-510 MOS-EXP2002 ST0-093 P_SD_64 HP2-N49 HP0-P14 1Z0-414 HP0-P22 JN0-140 000-M230 C2140-637 TM12 LOT-440 P6040-018 HP2-B96 000-899 HP2-E30 EE0-071 C2170-009 VCS-271 RF0-001 1T6-222 A00-280 CBAP JK0-015 HP0-262 CTS-I HP2-E57 HP2-056 E20-001 HP2-H11 642-582 050-ENVCSE01 C_TCRM20_72 1Z1-854 ZJN0-360 650-312 CGEIT ST0-141 646-206 HP2-H30 1Z0-212 FC0-U51 1Z0-223 VCP310-UP-VCP410 251-521 C_HANATEC141 ACSO-L2-REVGEN-02 1Y0-456 ISEB-ITILF 000-170 CAT-200 920-440