Translate »

Hati-Hati Dengan Berbagai Modus Penipuan Yang Mengincar Turis

Gosocioers pasti sudah sering mendengar ungkapan “Lain ladang lain ilalang”. Sama dengan saat melakukan kegiatan travelling, beda tempat sudah pasti beda juga kebudayaan masyarakatnya dan tingkat bahayanya.

Pics: http://ichef.bbci.co.uk

Perlu diingat bahwa tidak ada tempat yang benar-benar aman di dunia ini dan berbagai bentuk kecurangan, penipuan dan tindakan kriminal lainnya terjadi setiap saat di berbagai tempat. Saat berkunjung ke negara asing, ada baiknya untuk mengetahui beberapa modus penipuan yang biasa dilancarkan kepada wisatawan asing karena para pelaku biasanya menganggap wisatawan asing sebagai sasaran empuk.

Terlebih lagi karena sebagai wisatawan asing, peluang untuk mendapatkan pertolongan dari warga setempat bisa jadi lebih sedikit karena terkendala bahasa dan sebagainya sehingga wisatawan harus lebih berhati-hati dalam menjaga dirinya saat travelling.

Berikut adalah beberapa contoh dari modus penipuan yang umum dilakukan di berbagai negara di dunia:

1. Menu Delivery Pizza dan Telepon Tengah Malam

Pics: http://destinationahead.com

Memesan pizza ke sebuah tempat termasuk kamar hotel memang sebuah hal yang biasa dilakukan. Sayangnya, hal tersebut juga dimanfaatkan untuk menjadi sebuah media dari pelaku untuk melakukan penipuan. Di Florida, pernah terjadi penipuan berupa permintaan untuk membayar pesanan pizza menggunakan transaksi kartu kredit dari selebaran perusahaan pizza yang diselipkan di bawah kamar hotel. Untuk menghindarinya, cobalah untuk melakukan pemesanan pizza dari perusahaan yang sudah punya nama dan reputasi yang baik.

Masih di Amerika Serikat, cukup banyak modus penipuan bagi wisatawan yang menginap di hotel dengan cara mendapatkan panggilan telepon saat larut malam. Pelaku biasanya mengaku sebagai front desk dan meminta nomor kartu kredit untuk melakukan pencocokan, pengecekan dan sebagainya. Jika suatu hari Anda mendapat permintaan yang demikian, jangan berikan nomor kartu kredit Anda dan langsung konfirmasikan kepada front desk mengenai kebenaran telepon tersebut.

2. Musisi Jalanan

Pics: http://dauggarsoirsviesu.lt

Di beberapa kota besar seperti Kota New York yang terkenal dengan banyaknya penduduk, musisi jalananpun bisa dijadikan modus penipuan. Caranya yaitu dengan menawarkan korban CD rekaman yang dikatakan merupakan hasil karya musisi jalanan. Saat korban sudah memegangnya, ia akan dipaksa untuk membelinya dan beberapa orang dari komplotannya bahkan bisa menuduh korban mencuri jika tidak mau membelinya. Solusi mudah bila hal ini sampai terjadi pada Anda yaitu letakkan CD-nya dan secara perlahan dan dengan sopan sambil menjauh dari musisi jalanan tersebut.

3. Naik Unta

Pics: http://images.travelpod.com

Wisata di Mesir memang cukup identik dengan pemandangan Pyramidnya. Banyak juga orang disana terutama di kota Kairo yang akan menawarkan Anda jasa naik Unta agar foto terasa lebih autentik. Biasanya, mereka akan meminta bayaran sebelum Anda naik unta dan setelah Anda berada di atas unta yang cukup tinggi, biasanya para penipu akan meminta bayaran lagi sebagai biaya untuk menurunkan Anda dari sana. Cobalah untuk berkonsultasi dengan tour leader ataupun pemandu wisata Anda sebelum mencoba untuk naik unta meskipun hanya untuk sekedar berfoto.

4. Boneka Bayi

Pics: http://i01.i.aliimg.com

Modus penipuan berupa boneka bayi yang tergeletak di lantai cukup populer di Eropa terutama di kota Roma. Para penipu biasanya berpura-pura menggendong seorang bayi yang ternyata hanyalah sebuah boneka dan seakan-akan secara tidak sengaja menjatuhkannya untuk menarik perhatian korban. Saat korban lengah, komplotan dari penipu akan mengambil barang-barang yang dibawa oleh korban tanpa disadari olehnya. Cobalah untuk tidak berpenampilan terlalu mencolok serta dengan mudah memperlihatkan benda berharga saat sedang travelling di kota-kota semacam ini.

5. Pijat Gratis

Pics: http://www.samui-beach-apartments.com

Di bagian pantai di Kolombia, banyak yang mencoba untuk menawarkan layanan pijat secara gratis pada awalnya namun memaksa meminta bayaran setelah pijitannya selesai. Cobalah untuk tidak mudah masuk ke dalam jebakan penipu ini terutama saat seseorang yang tidak Anda kenal memberikan sesuatu secara gratis.

6. Tempat Yang Padat

Pics: http://ichef.bbci.co.uk

Bolivia dikenal dengan banyaknya pejalan kaki yang berada di jalan dalam keramaian. Modus yang sering dilakukan pelaku yang biasa berbadan besar itu yaitu dengan menghimpit korbannya secara berkelompok dalam keramaian sambil mencuri apapun dari yang dibawa oleh korbannya. Jika sedang berkunjung ke beberapa kota atau negara yang seperti ini, cobalah untuk lebih banyak hindari jalanan ramai dan gunakan kendaraan saat bepergian.

7. Pencurian Koper

Pics: http://media.travelvegas.com

Kota judi Las Vegas juga cukup dikenal akan aksi pencurian koper wisatawan. Pelaku yang tak lain adalah supir taksi akan menawarkan bantuan untuk menurunkan barang-barang bawaan korban dari bagasi, namun, jika korban tidak teliti, sebenarnya masih ada barang yang tertinggal di dalam taksi dan akan langsung dibawa lari oleh supir. Cobalah untuk sebisa mungkin menyimpan barang di posisi yang dekat dengan Anda dan selalu catat nama perusahaan serta nama supir yang mengemudikan taksi Anda untuk berjaga-jaga.

8. Polisi Gadungan

Pics: http://i.huffpost.com

Modus penipuan berupa polisi gadungan banyak ditemui di berbagai tempat di dunia termasuk di Amerika Serikat. Polisi gadungan dengan seragam terkadang akan meminta korban untuk menunjukkan identitasny dan saat korban mengeluarkan dompet, ia akan langsung mengambilnya dan lari kabur. Ada juga ditemukan kasus dimana polisi gadungan bahkan membawa korban ke tempat terpencil dan dipaksa untuk melakukan pemindahan dana dari akun bank korban. Selalu waspada dengan polisi yang meminta untuk melakukan hal aneh jika Anda tidak melakukan kesalahan dan pelajari terlebih dahulu resmi atau tidaknya seragam yang digunakan pelaku.

9. Uang Jatuh

Pics: http://www.acting-man.com

Modus penipuan ini biasa dilakukan oleh dua orang atau lebih yaitu dengan cara mendekati korbannya dan memberitahukan bahwa ia menemukan uang yang terjatuh dan akan menanyakannya apakah uang itu milik korban. Jika korban menjawab tidak, maka pelaku akan mencoba menawarkan untuk membagi uang tersebut dan akan datang komplotannya secara tiba-tiba dan mengklaim unag itu miliknya. Anda akan dipaksa untuk mengembalikkan uang yang dibagi oleh si pelaku dan pelaku bisa seenaknya mengatakan ada jumlah yang hilang dan memaksa Anda untuk menggantinya. Jika Anda mengalami hal tersebut, jangan acuhkan pemberian uang dari orang asing dan segera laporkan kepada yang berwajib apabila dipaksa oleh seseorang.

10. Dompet Dicuri

Pics: http://scc.knowledgeconnect.netdna-cdn.com

Modus ini sudah lama digunakan di berbagai tempat di dunia. Caranya, dengan mendatangi korban dan mengatakan bahwa korban telah mengambil dompet si pelaku dan saat korban berusaha meyakinkan pelaku dengan mengeluarkan dompet miliknya, maka dompet itu akan langsung dicuri dan pelaku akan langsung lari meninggalkan korban. Pastikan Anda tidak berjalan sendirian saat sedang travelling terutama ke kota-kota yang Anda tidak begitu familiar untuk menghindari modus penipuan seperti yang satu ini.

Demikianlah beberapa modus yang biasa dilakukan untuk menipu wisatawan asing dan mengambil keuntungan darinya.

Cobalah untuk sebisa mungkin selalu berjalan secara berkelompok dan kenali dahulu tempat yang akan Anda kunjungi termasuk tingkat kriminalitasnya. Yang terpenting, selalu catat nomor telepon darurat yang bisa dihubungi jika hal yang tidak diinginkan terjadi secara tiba-tiba.

Semoga bermanfaat.

Source: TheRichest

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

class="now"


200-125 200-125 exam 200-125 pdf 200-125 200-125 exam 200-125 pdf IY0-120 EX0-118 HP5-K03D HP0-J64 ACA001 QAW1301 GB0-363 HP0-661 000-M72 080-888 A2090-733 E20-465 1Z1-510 MOS-EXP2002 ST0-093 P_SD_64 HP2-N49 HP0-P14 1Z0-414 HP0-P22 JN0-140 000-M230 C2140-637 TM12 LOT-440 P6040-018 HP2-B96 000-899 HP2-E30 EE0-071 C2170-009 VCS-271 RF0-001 1T6-222 A00-280 CBAP JK0-015 HP0-262 CTS-I HP2-E57 HP2-056 E20-001 HP2-H11 642-582 050-ENVCSE01 C_TCRM20_72 1Z1-854 ZJN0-360 650-312 CGEIT ST0-141 646-206 HP2-H30 1Z0-212 FC0-U51 1Z0-223 VCP310-UP-VCP410 251-521 C_HANATEC141 ACSO-L2-REVGEN-02 1Y0-456 ISEB-ITILF 000-170 CAT-200 920-440