Translate »

Jenis dan Kegunaan Pisau Dapur

Pics: http://cdn.lipstiq.com

Pics: http://cdn.lipstiq.com

Bagi Anda Gosocioers yang memiliki hobi memasak, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan peralatan dapur yang satu ini, pisau dapur.

Kegunaan utama dari sebuah pisau dapur tentu saja untuk memotong, tetapi benda apakah yang dipotong memerlukan perlakuan yang berbeda dan jenis pisau yang digunakan pun mungkin berbeda.

Bagi Anda yang tidak ingin repot dan hanya ingin memasak dengan cepat, mungkin Anda tidak akan terlalu memusingkan hal ini, tetapi bagi para profesional ataupun bagi yang ingin memudahkan pekerjaannya, beberapa pilihan jenis pisau harus disesuaikan dengan fungsi dan kegunaanya.

Beberapa jenis pisau yang banyak ditemui di pasaran berikut masing-masing kegunaanya akan kami bahas satu-persatu.

Pada dasarnya, pisau memiliki beberapa bagian seperti yang tertera pada gambar berikut ini.

Bagian pisau Pics: http://cdnimg.webstaurantstore.com

Bagian pisau Pics: http://cdnimg.webstaurantstore.com

 

Sisi Pisau Dapur

1. Bergelombang – sangat berguna untuk memotong bahan makanan yang lembut dengan tepian keras seperti roti dan kulit yang lentur seperti sosis dan tomat.

wavy edge paring knife.

2. Datar - sangat berguna untuk memotong daging mentah, ikan salmon dan mencincang sayuran. Sisi yang datar memberikan potongan yang akurat dan bersih.

straight edge paring knife.

3. Berongga – sangat membantu untk menjaga kepadatan dari bahan makanan yang dipotong tanpa merusak jaringan makanannya.

Granton Edge knife.

 

Pisau Pengupas (Paring Knives)

Pisau pengupas biasanya memiliki panjang antara 3 sampai 4 inci dari bagian ujungnya. Pisau pengupas sangat cocok dipakai untuk memberi kontrol lebih dalam memotong dibandingkan pisau dengan ukuran yang lebih besar sehingga bisa dipakai untuk kegiatan memotong sehari-hari. Jenis-jenisnya antara lain:

1. Bird’s Beak – cocok untuk mengupas kulit buah-buahan seperti apel dan jeruk. Bisa juga dipakai untuk membuat pahatan ataupun potongan yang sangat akurat.

Bird's Beak paring knife.

2. Chef’s – berguna sebagai pisau kecil untuk memasak.

Chef's paring knife.

3. Sheep’s Foot – berguna untuk kegiatan mengupas.

Sheep's Foot paring knife.

4. Wavy Edge – digunakan untuk memotong kulit elastis dengan bagian dalam yang halus (tomat).

Wavy Edge paring knife.

5. Clip Point (Granny) – biasa digunakan untuk memisahkan biji dari daging buah dan sayuran. Bisa juga dipakai untuk mengupas kulit buah.

Clip point paring knife.

6. Paring/Boning – biasa digunakan untuk memisahkan daging dengan tulangnya.

Paring/boning knife.

 

Pisau Pemisah (Boning Knives)

Sangat cocok digunakan untuk memisahkan daging dari bagian tulang. Pisau pemisah memiliki banyak jenis termasuk dari segi ukuran maupun kekerasannya.

1. Gunakan pisau pemisah dengan permukaan yang lebih sempit untuk memotong tulang iga maupun memisahkan daging dari tulang lunak.

Narrow boning knife.

2. Gunakan pisau pemisah dengan permukaan yang lebih lebar untuk memotong daging ayam dan daging babi.

Wide boning knife.

3. Gunakan pisau pemisah yang sedikit melengkung untuk memotong bagian yang menempel rapat dengan tulang.

Curved boning knife.

 

Pisau lainnya

1. Chef’s Knife – dapat digunakan hampir di setiap kegiatan memotong dari mencincang hingga mengiris. Chef’s knife biasanya memiliki bagian pegangan yang lebih solid agar tidak mudah terlepas saat digunakan dan memiliki panjang antara 6 sampai 12 inci. Semakin panjang pisaunya maka akan memudahkan untuk memotong dengan cepat tetapi juga semakin susah dikendalikan. Pisau yang lebih pendek sangat cocok untuk Anda yang memiliki tangan yang berukuran kecil.

Forschner chef's knife.

2. Pisau iris (Slicing Knife) – biasanya digunakan untuk mengiris daging. Bentuk pisaunya relatif lebih panjang dan mengarah ke ujung. Panjangnya antara 8 sampai 14 inci dan lebih pipih dibandingkan dengan chef’s knife. Pisau ini tidak disarankan untuk kegiatan mencincang tetapi lebih cocok untuk memotong bagian dengan bersih.

Forschner slicer knife.

3. Pisau roti – digunakan untuk memotong roti. Ukurannya antara 8 sampai 9 inci dengan bagian yang bergerigi untuk menembus lapisan luar yang keras. Tidak disarankan untuk digunakan memotong buah dan sayuran.

Forschner bread knife.

4. Pisau Santoku – sebenarnya adaah versi Jepang dari chef’s knife. Sangat baik digunakan untuk mencincang dan mengiris buah dan sayuran. Pisau santoku juga bisa digunakan untuk membuat irisan yang tipis pada daging dan menghancurkan bawang putih.

Forschner santoku knife.

5. Golok – dengan permukaan yang lebar dan pipih, golok bisa digunakan untuk memotong daging bahkan tulang. Golok kurang cocok digunakan untuk kegiatan mengiris.

Forschner cleaver knife.

6. Golok Chinese – hampir mirip dengan golok kebanyakan, hanya saja dengan ukuran yang lebih tipis. Dapat digunakan untuk mengiris dan memisahkan daging dari tulang tetapi tidak cocok untuk memotong tulang.

Forschner cleaver knife.

7. Pisau segala keperluan – biasanya berukuran sedang dan cocok digunakan untuk banyak keperluan. Panjangnya berkisar antara 4 sampai 7 inci dan sedikit lebih besar dari pisau pengupas. Biasa disebut juga dengan sebutan pisau sandwich.

Kershaw utility knife.

8. Pisau tomat – sedikit mirip dengan pisau roti hanya saja ukurannya lebih kecil. Bagian ujungnya menyerupai garpu agar dapat dengan mudah mengangkat makanan yang sudah dipotong.

Henckels tomato knife.

 

Jika Anda membutuhkan pisau untuk keperluan sehari-hari, sangat disarankan untuk membeli pisau set yang bisa Anda lihat disini karena jenisnya yang sesuai dengan kegiatan memasak sehari-hari.

Untuk pilihan pisau lain yang lebih spesifik atau sesuai dengan selera Anda, bisa Anda lihat disini.

Source: Kniveskitchen

facebooktwittergoogle_plus
Tagged with:     , , , , ,

Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *



facebooktwittergoogle_plus