Translate »

Kolam dan Hama Ikan Koi

Kolam Ikan Koi

Seperti telah disebutkan sebelumnya, ikan koi merupakan ikan hias yang cocok berada di kolam taman. Apabila ikan koki, laohan, arwana dan lain-lain merupakan ikan yang populer menghias akuarium, maka koi adalah rajanya ikan hias dalam kolam taman. Ibarat pohon besar/raksasa, ikan koi memang lebih pantas menempati kolam taman yang luas dibandingkan dengan ikan koki yang bagaikan pohon bonsai lebih pantas dalam akuarium.

Jika koi ditempatkan di dalam akuarium, maka hanya bagian tubuh sampingnya saja yang bisa dinikmati. Sedangkan kecantikan koi yang justru lebih banyak di bagian atas tubuhnya sehingga lebih menawan jika dipandang dari atas. Dengan menempatkan di dalam kolam maka kita dapat leluasa menikmati keelokan tubuhnya bukan hanya bagian atas saja tetapi juga keseluruhan tubuhnya.

Kolam Ikan Koi

Kolam Ikan Koi

Untuk memelihara ikan koi, kita harus mempersiapkan kolam yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan koi. Artinya kolamnya selain memenuhi semua syarat teknis, juga sekaligus harus disesuaikan secara estetis agar bisa dinikmati secara optimal.

Banyak orang yang berpikir terbayang harus menyediakan lahan yang cukup luas, sehingga sulit untuk mempunyai kolam koi. Sebenarnya memang semakin luas lahan yang tersedia semakin ideal untuk dibuat kolam koi, karena ada syarat-syarat teknis yang harus dipenuhi. Akan tetapi jika lahan yang tersedia terbatas, tetap masih mungkin disiasati untuk membangun kolam koi, yang penting syarat teknis harus diperhatikan.

Courtesy of wikimedia.org

Courtesy of wikimedia.org

Banyak ahli dan penghobi yang menyatakan bahwa dalam memelihara koi yang paling menentukan adalah memelihara airnya. Apabila air kolamnya senantiasa bersih dan sehat, maka koi akan terhindar dari kematian akibat penyakit.Salah satu syarat dalam kehidupan masyarakat modern saat ini bahwa selain kebutuhan utama sandang,  pangan dan  papan, maka rekreasi juga merupakan kebutuhan yang sejajar dengan kebutuhan lainnya .

Kolam koi bukan hanya sekedar tempat untuk memelihara koi, tetapi sekaligus dapat didesain dengan cantik dan asri, dan dapat menjadi bagian dekorasi sebuah taman yang rekreatif. Kolam koi dalam taman yang menawan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan menjadi tempat bagi penghuni rumah dalam melepas kepenatan selepas aktifvitas yang padat di luar rumah.

rumahoke.com

Kolam Cantik dan Asri Courtesy of rumahoke.com

Dinding-dinding kolam yang menampung air bukan merupakan pembatas dengan lingkungan taman disekitarnya, tetapi justru menjadi perekat antara  kedua media yang menghiasi taman tersebut. Oleh karena itu maka bentuk kolam taman untuk koi harus tampil cantik dan asri (tidak tampil kaku dan formal), sehingga dapat menyatu dengan lingkungan kolam secara keseluruhan.

Secara umum pekerjaan pembuatan kolam meliputi:

  1. Pembersihan dan Persiapan Lahan
  2. Galian tanah
  3. Fondasi
  4. Dinding kolam
  5. Lantai kolam
  6. Pemipaan (Plumbing)
  7. Pengujian
  8. Finishing

HAMA DAN PENYAKIT

Penyakit Balon Gas

Pada musim kemarau/ panas saat suhu sangat tinggi, biasanya penyakit ini menyerang ikan koi. Penyakit ini sering terlihat pada bagian kepala, sirip, dan juga pada pupil mata. Kejenuhan kandungan oksigen juga bisa menjadi menyebabkan timbulnya penyakit ini.

Untuk menanggulanginya dapat dilakukan dengan menambah air baru ke dalam kolam atau memasang pelindung yang dapat membuat kondisi kolam lebih teduh. Selain itu aerasi dan tingkat kepanasan air harus selalu dikontrol untuk mencegah timbulnya penyakit ini.

Jamur

Kondisi kolam yang kotor dapat menyebabkan penyakit jamur, terutama menyerang koi yang mengalami luka. Jamur akan tumbuh sumbur pada lingkungan yang berbahan organik tinggi dan berkembang pada jaringan yang mati seperti luka pada tubuh ikan. Bisa juga ikan yang semula sudah sakit karena parasit lain seperti kutu ikan, akan ditumbuhi jamur. Jamur yang menyerang tubuh ikan akan mudah terlihat seperti lapisan kapas yang tipis.

Jamur ini akan menyerap cairan tubuh ikan dan memperluas daerah serangannya, sehingga tubuh koi semakin tidak sehat/ kurus sampai akhirnya mati karena tidak mampu bertahan lagi. Pada kondisi koi yang lemah tubuhnya juga mudah terserang parasit lainnya.

Cara yang mudah untuk mengobati koi yang terserang jamur bisa dengan memasukkan larutan NaCl (garam dapur) dengan konsentrasi 1,5-2,5% dicelupkan ke dalam air. Bersihkan bulu-bulu halus jamur dengan mengoleskan obat merah dengan memakai kapas. Langkah berikutnya adalah memasukkan ikan yang sakit dalam wadah yang telah diberikan larutan mona-furacin untuk ikan.

Kutu Ikan

Kutu ikan juga sering ditemukan menyerang koi. Bentuknya pipih berwarna abu-abu muda dan tergolong dalam udang-udang renik. Berbeda dengan white spot, kutu ikan ukurannya cukup besat sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. Jika hanya satu atau dua ekor kutu ikan yang menempel pada tubuh koi, kita bisa mencabutnya dengan pinset dan mengolesi bekas lukanya dengan obat merah. Jika jumlahnya cukup banyak dan sudah menyerang seluruh ikan yang ada di dalam kolam, maka tidak ada jalan lain kecuali mengobatinya dengan Diphterex berdosis 0,5 – 1,0 ppm selama 24 jam.

Pengobatan bisa dengan garam dapur sebanyak 2-3% selama 10-15 menit. Pengobatan dilakukan dengan perendaman. Pelaksanaan pengobatan ini harus dilakukan secara hati-hati, untuk mencegah semakin parahnya kondisi koi.

Oksigen Sebagai Unsur Kehidupan

Oksigen berfungsi sangat penting bagi kehidupan semua makhluk hidup termasuk juga dalam memelihara ikan koi. Kekurangan oksigen dalam kolam akan menyebabkan ikan mengalami berbagai kesulitan yang bisa berujung pada kematian.

Akibat kekurangan oksigen, koi biasanya mati pada pagi hari atau setelah melewati suatu hari yang panas terik. Kematian juga bisa terjadi setelah koi makan sangat banyak. Saat oksigen kurang di dalam kolam, maka koi tidak napsu makan dan menyebabkan tubuhnya lemah sampai akhirnya mati. Koi yang kebanyakan makan akan banyak mengeluarkan kotoran dan ditambah dengan makanan tersisa dapat membusuk. Akibat pembusukan yang berlebihan dapat mengurangi kadar oksigen dalam air.

Salah satu indikasi yang mudah dilihat saat kekurangan oksigen adalah koi banyak berkumpul di dekat pancuran/ saluran pemasukan air, atau mulai sering berenang di permukaan air. Jika hanya satu dua ekor yang bertingkah laku seperti itu mungkin bukan masalah. Namun apabila sebagian besar yang melakukannya, berarti oksigen dalam air kurang.

Menanggulangi masalah kekurangan oksigen bisa dilakukan dengan menambahkan aerasi ke dalam kolam atau dengan membuat semburan air dan air terjun. Oleh karena itulah dibutuhkan peralatan yang lebih lengkap dalam kolam koi untuk menjamin tersedianya oksigen sepanjang hari.

Semoga petunjuk di atas dapat bermanfaat bagi seluruh penggemar koi di manapun Anda berada.

Untuk makanan Koi Berkualtias tinggi, Anda bisa dapatkan disini

 

Tagged with:     , ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

class="now"


200-125 200-125 exam 200-125 pdf 200-125 200-125 exam 200-125 pdf IY0-120 EX0-118 HP5-K03D HP0-J64 ACA001 QAW1301 GB0-363 HP0-661 000-M72 080-888 A2090-733 E20-465 1Z1-510 MOS-EXP2002 ST0-093 P_SD_64 HP2-N49 HP0-P14 1Z0-414 HP0-P22 JN0-140 000-M230 C2140-637 TM12 LOT-440 P6040-018 HP2-B96 000-899 HP2-E30 EE0-071 C2170-009 VCS-271 RF0-001 1T6-222 A00-280 CBAP JK0-015 HP0-262 CTS-I HP2-E57 HP2-056 E20-001 HP2-H11 642-582 050-ENVCSE01 C_TCRM20_72 1Z1-854 ZJN0-360 650-312 CGEIT ST0-141 646-206 HP2-H30 1Z0-212 FC0-U51 1Z0-223 VCP310-UP-VCP410 251-521 C_HANATEC141 ACSO-L2-REVGEN-02 1Y0-456 ISEB-ITILF 000-170 CAT-200 920-440