Translate »

Lima Tempat Olahraga Menantang Adrenalin di Jakarta dan Sekitarnya

Olahraga selalu melepaskan adrenalin yang berfungsi untuk memicu denyut jantung, memompa darah ke pembuluh darah, dan akhirnya mengirimkan lebih banyak oksigen ke paru-paru. Berolahraga juga mampu mengurangi stres yang tertimbun dalam tubuh dengan melepaskan hormon seperti kortisol. Segala manfaat olahraga inilah yang membuat banyak orang berbondong-bondong menekuni beragam kegiatan fisik, khususnya yang menantang adrenalin. Bahkan kemunculan sensasi ketika adrenalin terpacu itu sering membuat mereka semakin ketagihan.

Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan dalam menantang adrenalin. Dan butuh keteguhan, keberanian, kemampuan, serta kegigihan tersendiri untuk datang ke tempat olahraga yang bernuansa ekstrim. Berikut lima tempat serta olahraga menantang adrenalin yang ada di Jakarta dan sekitarnya:

 

1. Greenpark Skate Park – Taman Mini Indonesia Indah


Diresmikan pada 2009, oleh Ketua KONI, Rita Subowo, Greenpark Skate Park merupakan surga bagi penggemar olahraga papan seluncur. Di sana, berkumpul beragam komunitas skateboard. Hanya membayar karcis TMII Rp 10.000 dan Rp 15.000 untuk fasilitas play ground, Anda dapat berlatih papan seluncur sepuas hati. Pun menambah teman baru yang sehobi. Meski belum memenuhi standar international, sudah banyak gelaran international di Greenpark Skate Park.

 

2. Panjat Dinding – Plaza Festival


Salah satu olahraga yang ekstrim adalah panjat tebing. Mungkin Anda penasaran bagaimana rasanya meniti tebing terjal. Namun sebelum sampai ke sana, Anda bisa terlebih dulu menjajal panjat tembok atau wall climbing. Di olahraga ini, Anda akan berhadapan dengan dinding berkontur miring yang akan melatih kelincahan dan ketangkasan tubuh.

Di Jakarta, Anda dapat mencoba panjat dinding di area Plaza Festival. Ada tiga tipe dinding di sana: Green Wall atau dinding vertikal; Yellow Wall atau dinding overhang; dan White Wall atau dinding yang bisa diubah sesuai kebutuhan atlet.

Bagi pemula, Anda dapat bergabung dan mencoba memanjat dinding Green Wall, setinggi 19 meter, dengan membayar sekitar Rp 70.000 per kedatangan. Sementara untuk peralatan keselamatan, Anda bisa menyewanya.

 

3. Lapangan Paralayang – Puncak

paralayang


Secara harfiah, paralayang atau paragliding merupakan olahraga terbang bebas menggunakan sayap kain alias parasut. Tak ada olahraga di ketinggian yang tak memicu adrenalin! Ya, untuk bisa terjun atau mungkin mengumpulkan kepercayaan diri mendekati tempat ini saja bisa sangat berat. Jika Anda melewati Puncak, akan sangat mudah untuk menemukan lapangan lepas landas.

Untuk mencobanya, Anda harus menarik uang sekitar Rp 350 ribu. Itu pun harus mengantre dengan cuaca yang tak jarang merugikan jika terbang. Bagi pemula, Anda akan terbang bersama pemandu. Melihat langsung keindahan Puncak dari ketinggian merupakan sensasi yang sering kali membuat pengunjung kembali datang hingga menekuni paralayang  sebagai olahraga favorit.

 

4. Flow Rider – The Wave Pondok Indah Water Park


Mungkin Anda sudah sering mendengar cerita tentang Desa Sawarna, Banten, yang memiliki laut bagus untuk berseluncur. Nah, jika Anda pemula dan ingin mencoba belajar berseluncur di atas arus air, flow rider di The Wave Pondok Indah Water Park bisa menjadi pilihan. Di sini ada pelatih yang bisa membantu Anda belajar menantang arus yang kuat.

Pengunjung yang ingin merasakan sensasi flow rider cukup membayar Rp 100.000 pada hari kerja dan Rp 150.000 saat akhir pekan. Anda pun tak perlu repot-repot ke luar negeri untuk bisa merasakan sensasi berseluncur. Setelah cukup mahir, Anda bisa kembali ke alam untuk merasakan langsung kekuatan gelombang laut. Tapi ingat, selalu bersama rekan atau pelatih senior ketika Anda melakukan kegiatan ekstrim ini.

 

5. Desa Pelangi – Sentul


Ingin merasakan kebut-kebutan di jalur yang ekstrim? Datang langsung ke Desa Pelangi di Sentul, dan rasakan sendiri bagaimana kontur tanahnya menantang adrenalin ketika kendaraan terpacu dalam kecepatan tinggi. Selalu gunakan peralatan pengamanan standar untuk mengamankan Anda dari kejadian tak diharapkan.

Ketika berada di Desa Pelangi, Anda bisa menyewa track off road per mobil sekitar Rp 150.000. Jika menyewa mobil Anda harus mengeluarkan biaya antara Rp 450.000- 750.000. Kawasan resort Desa Pelangi ini juga menyediakan track safari hill dengan lima jalur menantang. Jalur safari ini bisa diikuti keluarga, mulai dari anak-anak untuk memperkenalkan serunya bermain di jalur off road dengan biaya sekitar Rp 60.000.

Bagaimana Gosocioers, tertarik untuk mencoba?

Sumber: Berbagai sumber

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

class="now"


200-125 200-125 exam 200-125 pdf 200-125 200-125 exam 200-125 pdf IY0-120 EX0-118 HP5-K03D HP0-J64 ACA001 QAW1301 GB0-363 HP0-661 000-M72 080-888 A2090-733 E20-465 1Z1-510 MOS-EXP2002 ST0-093 P_SD_64 HP2-N49 HP0-P14 1Z0-414 HP0-P22 JN0-140 000-M230 C2140-637 TM12 LOT-440 P6040-018 HP2-B96 000-899 HP2-E30 EE0-071 C2170-009 VCS-271 RF0-001 1T6-222 A00-280 CBAP JK0-015 HP0-262 CTS-I HP2-E57 HP2-056 E20-001 HP2-H11 642-582 050-ENVCSE01 C_TCRM20_72 1Z1-854 ZJN0-360 650-312 CGEIT ST0-141 646-206 HP2-H30 1Z0-212 FC0-U51 1Z0-223 VCP310-UP-VCP410 251-521 C_HANATEC141 ACSO-L2-REVGEN-02 1Y0-456 ISEB-ITILF 000-170 CAT-200 920-440