Translate »

Mengenal Lebih Jauh LEGO Architecture

Para pecinta mainan LEGO tentu sudah tidak asing lagi dengan berbagai seri-seri LEGO yang pernah diproduksi, salah satunya LEGO Architecture. Memang seri yang satu ini mungkin saja memiliki kelompok penggemarnya sendiri, terutama yang gemar akan dunia desain dan arsitektur. Disini, kami akan membahas lebih jauh sejarah LEGO menciptakan seri Architecture ini.

Pics: http://cdn.thebrickblogger.com

LEGO Architecture memiliki konsep yang mewakili masa lalu, sekarang dan masa depan dari dunia kita melalui LEGO brick sebagai mediumnya. Apapun yang terkait dengan dunia arsitektur, bangunan dan landscape menjadi landasan inspirasi awal dari model-model yang dihadirkan.

Sejarah awal dari ide munculnya LEGO Architecture ini sudah dimulai sejak tahun 1960-an dimana pemilik perusahaan Godtfred Kirk Christiansen menginginkan pasar yang lebih besar untuk LEGO, yaitu dengan membuat desain model bangunan ikonik. Tetapi konsep tersebut akhirnya bisa terwujud dengan adanya seri LEGO Architecture kira-kira 40 tahun kemudian.

Pics: http://www.lacquerandlinen.com

Berbeda dengan kebanyakan LEGO pada umumnya, seri Architecture tidak memiliki terlalu banyak elemen warna serta sisi dari sejarah bangunan tersebut dibangun menjadi landasan kreatif yang dituangkan mealui sepenggal sejarah di dalam buku petunjuk pembuatannya.

Untuk membuatnya lebih dapat merepresentasikan keindahan dari bangunan aslinya, LEGO menggandeng arsitek-arsitek ternama, salah satunya adalah Adam Reed Tucker. Bekerja sama dibawah bendera LEGO Group, Adam Reed Tucker dan LEGO berhasil menghadirkan wahana baru dalam koleksi LEGO yang sangat ikonik dan indah.

Berikut adalah daftar kreasi LEGO Architecture yang sudah dijual di pasaran hingga sekarang (Klik pada judul untuk membeli):

Sears Tower (2008), John Hanckock Center (2008), Empire State Building (2009), Seattle Space Needle (2009), Salomon R. Guggenheim Museum (2009), Fallingwater (2009)

Pics: http://bellabambinidesign.com

The White House (2010), Rockefeller Center (2010), Willis Tower (2011), Burj Khalifa (2011), Farnsworth House (2011), Robie House (2011), Brandenburg Gate (2011)

Pics: http://g-ecx.images-amazon.com

Sydney Opera House (2012), Big Ben (2012), Villa Savoye (2012), Sungnyemun Gate (2012), Imperial Hotel (2013), Leaning Tower of Pisa (2013), United Nations Headquarters (2013), The Eiffel Tower (2014), The Trevi Fountain (2014), Marina Bay Sands (2014)

Pics: http://www.kollectobil.com

Untuk semakin menambah tantangan dalam membuatnya maka LEGO juga mengeluarkan seri Architecture Studio dimana para penggemar arsitektur bisa mengkreasikan sendiri brick LEGO menjadi bentuk bangunan yang diinginkan.

Pics: http://media.timeout.com

Demikianlah informasi singkat mengenai LEGO Architecture, bagi Anda yang mengoleksinya, jangan ketinggalan untuk melengkapi koleksi Anda.

Untuk koleksi LEGO dari seri lainnya bisa Anda lihat disini.

Source: Dari berbagai sumber

facebooktwittergoogle_plus

Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *



facebooktwittergoogle_plus