Translate »

Mengenal Rio de Janeiro, Kota Olimpiade 2016

Pada tahun 2012, Rio de Janeiro, Brazil berhasil terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade 2016 mengalahkan kota-kota besar lainnya antara lain Chicago (US), Tokyo (Jepang), dan Madrid (Spanyol). Padahal pada saat pemilihan, presiden Amerika Serikat, Barrack Obama sampai membantu mempromosikan kota Chicago untuk bisa terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade 2016.

Bersiap menyambut pergelaran Olimpiade 2016, mari sedikit berkenalan dengan kota Rio de Janeiro ini.

Kota Rio de Janeiro ini di kelilingi oleh laut, gunung, dan hutan, jadi kota ini tidak bisa melebar dan meluas secara horizontal. Oleh karena itu, Rio menjadi sebuah kota dengan gedung-gedung pencakar langitnya. Lalu dataran rendah di sebelah Teluk dibagi menjadi tiga zona zona selatan lebih modern dan bergaya, banyak gereja tua dan gedung-gedung tua kolonial lainnya tampak sangat jauh berbeda dengan bangunan-bangunan baru yang modern.

Pics: https://mapcollection.files.wordpress.com

Avenida Atlantica membentang di sepanjang pantai. Wilayah ini memiliki banyak bangunan apartemen, hotel, bioskop, dan restoran. Di sekitar pantai Anda bisa melihat beberapa pemukiman yang modis.

Memasuki zona tengah adalah zona komersial. Zona ini ditandai dengan gedung-gedung perkantoran yang tinggi dan jalan-jalan padat. Avenida Rio Branco and Avenida Presidente Vargas adalah jantung dari zona ini.

Di zona utara, orang-orang tinggal di rumah yang lebih sederhana. Di lereng bukit, orang hidup berdesakan bersama di perumahan yang dibangun dengan buruk. Lingkungan ini dikenal sebagai Favela.

Orang Carioca, sebagaimana warga Rio biasanya dipanggil, memiliki banyak pantai yang indah. Warga disini suka berenang, berlayar, memancing, menyelam, dan bermain voli. Namun sebagaimana banyak yang bilang Brazil sebagai kiblatnya sepak bola, olah raga sepak bola adalah yang paling banyak digemari dan dimainkan oleh orang Brazil.

Pics: www.e-perpustakaan.com

Selain sepak bola, Rio de Janeiro juga terkenal sebagai kotanya karnaval. Karnaval dirayakan selama empat hari sebelum Rabu Abu. Festival ini adalah festival yang selalu menggairahkan warga Rio dan selalu banyak turis-turis yang ingin menonton parade karnaval Rio. Hal ini terjadi di sepanjang malam pada hari Minggu dan Senin.

Daya tarik alami di Rio juga bukan hanya warga tapi juga pemandangan dan pegunungan-pegunungannya. Seperti Sugoarloaf, Bongkahan Batu Raksasa ini disebut puncak Sugarloaf karena bentuknya menyerupai gula batu, bukit tersebut dinamai Pao de Acucar.

Pics: https://cache-graphicslib.viator.com

Untuk bisa menapai puncak Sugarloaf, ada kereta gantung yang dapat menampung 75 penumpang. Untuk harga Anda harus membayar tiket sekitar 22 dolar AS (Rp 198.000) per orang. Anda dapat melihat pemandangan di sekitar Rio de Janeiro seperti pantai-pantai indah terbentang luas, rapatnya taman—taman kota dan gedung-gedung pencakar langit yang berjejer rapi.

Sesampainya di puncak Anda akan meliha teluk Guanabara, yang terhiasi pulau-pulau kecil ditambah birunya air teluk .

Kemudian ada puncak Corcovado di Gunung Corcovado. Puncak Corcovado merupakan puncak tertinggi di Rio de Janeiro. Untuk mencapai puncak ada dua alternatif. Pertama, naik taksi, bus, atau kendaraan pribadi. Kedua, dengan menaiki kereta antik dari Stasiun Corcovado.

Untuk Anda yang memakai kereta antik, Anda akan merasakan bagaimana menjadi pekerja pembuatan patung Christ the Redeemer, karena jaur kereta antik ini adalah jalur transportasi para pekerja selama konstruksi pada tahun 1884.

Tiap kereta dapat menampung hingga 360 penumpang, jadi Anda tak perlu khawatir untuk menunggu lama, dan juga kereta akan berangkat setiap 30 menit.

Setelah 20 menit perjalanan, Anda akan tiba di stasiun. Untuk menuju patung Christ the Redeemeer, Anda harus naik 225 anak tangga. Sepanjang perjalanan Anda akan menemukan beberapa toko souvenir and kantin. Jangan khawatir jikalau Anda merasa lapar.

Pics: www.solopos.com

Sesampainya di puncak, Anda akan melihat patung Christ de Redeemer berdiri kokoh setinggi 38 meter. Patung ini memandang jauh ke depan, dengan kedua tangannya yang tebuka lebar, seloah tengah memberkati dan melindungi Rio.

Untuk menjadi kota Olimpiade 2016, Rio de Janeiro sudah mempersiapkan segala hal kebutuhan yang diperlukan agar berlangsungnya Olimpiade dengan aman dan baik.

Pihak panitia sudah membangun beberapa bangunan untuk menginap beserta fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh negara-negara yang akan datang. Memperbaiki fasilitas stadion dan cabang atletik dan olah raga lainnya.

Selain itu keamanan juga semakin diperketat oleh pihak Rio de Janeiro sendiri. Hingga nanti bisa dipastikan benar-benar aman untuk menyelenggarakan Olimpiade 2016.

Meskipun pihak panitia sudah melakukan yang mereka bisa, masih saja terdapat beberapa kekurangan dan beberapa penyebab berbahaya yang di temukan di Rio de Janeiro. Adalah Virus dan bakteri yang tingkat berbahaya ditemukan di tempat-tempat para atlet yang akan berkompetisi dalam cabang-cabang olahraga air pada Olimpiade 2016 ini.

Pics: http://cdn.citylab.com/

Perairan di Rio de Janeiro ini sangat buruk. Banyak kotoran-kotoran yang terhampar di perarian ini. Sehingga menimbulkan banyak virus dan bakteri yang berbahaya. Dan membuat pihak panitia dan pihak dari pejabat-pejabat Brazil berjanji akan membersihkan perairan secara besar-besaran sehingga akan membuat pemain terjaga kesehatannya.

Bagaimana, mungkin Anda ada yang berancana untuk mengunjungi kota ini atau sekedar menyaksikan keindahannya saat pergelaran Olimpiade tahun ini?

Source: Dari Berbagai Sumber

facebooktwittergoogle_plus

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *



facebooktwittergoogle_plus