Translate »

Seni Design Aquascaping (Bagian 1)

Apakah anda ingin memiliki taman di dalam rumah, atau berhasrat memiliki kolam ikan hias, atau pehobi ikan hias dalam akuarium yang hanya berisikan ikan saja? Sebelum memutuskannya, anda harus memperhatikan terlebih dahulu apakah memiliki lahan yang cukup untuk membuat taman atau kolam ikan. Apabila anda memiliki keterbatasan tempat untuk mewujudkan hobi tersebut, maka ada solusi lain yang dapat dipilih yaitu membuat taman dalam akuarium yang dapat diisi dengan ikan hias untuk menambah suasana asri rumah tinggal anda, dikenal dengan sebutan Aquascaping.

Untuk mewujudkan hobi ini tentunya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit atau dapat mencapai puluhan juta rupiah tergantung dari ukuran akuarium, jenis ikan hias, jenis tanaman dan aksesoris lain yang melengkapinya. Pada dasarnya aquascaping adalah membangun taman di dalam air, dengan menggunakan media akuarium dan dengan tanaman yang sesuai dengan kondisi akuarium.

Courtesy of thisiscolossal.com

Courtesy of thisiscolossal.com

Secara umum hal ini dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan dapat dilakukan oleh semua kalangan, namun tidak semua individu memiliki keahlian / seni aquascaping. Oleh sebab itu dibutuhkan referensi atau bahkan jasa orang yang ahli untuk membuatkan kita sebuah aquascape yang berseni dan bercita rasa tinggi.

Dalam aquascape ini pula, kita dapat belajar tentang keseimbangan alam, dimana dibutuhkan keseimbangan dalam hal nutrisi, cahaya sampai perputaran Co2, tidak seperti taman di alam terbuka.
Sebelum mengulas lebih dalam bagaimana cara membuat Aquascaping, ada baiknya anda terlebih dahulu mengenal beberapa pengertian dasar sebagai berikut:

Aquascape

Yang dimaksud dengan Aquascape adalah suatu ekosistem tertutup yang cukup kompleks dimana flora dan fauna (seperti ikan hias, udang) memiliki sifat ketergantungan yang saling menguntungkan. Tanaman akan berfotosintesis dan menghasilkan oksigen yang dapat dimanfaatkan oleh ikan, dan menjadi tempat perlindungan bagi ikan dari hewan predator lain. Sementara itu kotoran ikan yang diurai oleh bakteri menjadi nutrisi bagi tanaman. Oleh sebab itu Aquascape akan menjadi pengetahuan bagaimana ekosistim dunia air bekerja, yang menarik untuk dipelajari.

Fotosintesis

Fotosintesis bagi tanaman merupakan proses untuk mengumpulkan makanan. Daun tanaman memiliki pigmen yang bisa menangkap cahaya dan dirubah menjadi energi untuk disimpan dan digunakan pada proses pertumbuhan. Dalam proses fotosintesis, daun akan menyerap karbondioksida (CO2), menyimpan karbon (C), dan melepas oksigen (O2). Faktor yang menentukan kecepatan fotosintesis adalah: cahaya, temperatur, dan karbondioksida.

Proses Fotosintesis

Proses Fotosintesis

Tanpa cahaya maka fotosintesis tidak akan terjadi. Intensitas dan durasi cahaya sangat berpengaruh terhadap percepatan fotosintesis. Di alam aslinya, tumbuhan mendapatkan sinar selama 12 jam, dan 8 jam merupakan puncak intesitas sinar matahari. Kita dapat meniru kondisi ini dengan memberikan intensitas cahaya maksimal sesuai kebutuhan tanaman selama 8 jam setiap hari. Jangan lebih dari itu, karena akan terjadi fotosintesis yang berlebihan dan menyebabkan kerusakan pada jaringan tanaman itu sendiri.

Tanaman Aquascape

Tidak semua jenis tanaman bisa dimasukkan ke dalam air. Tanaman untuk aquascape berasal dari:

  • Tanaman yang hidup di air sepanjang tahun, bisa ditemui di danau atau sungai yang sepanjang tahun tergenang oleh air. Jenis tanaman ini tidak bisa hidup di darat karena daun tidak bisa beradaptasi dengan kondisi darat.
  • Tanaman yang hidup di daerah yang kadang tergenang air dan kadang kering di lain waktu. Tanaman ini akan mengeluarkan daun yang berbeda untuk hidup pada kondisi kering atau dalam air. Beberapa jenis tanaman akan melakukan proses dorman (tidur) selama periode tertentu sampai kondisi kembali seperti yang diharapkan oleh tanaman tersebut. Contoh tanaman jenis ini adalah Hygrophila Corymbosa Compacta.
             
Anatomi tanaman air
Pada umumnya anatomi tanaman dibagi menjadi 4 bagian yaitu akar, batang, daun dan bunga. Namun untuk beberapa jenis tanaman memang tidak memiliki semua bagian itu, seperti moss dan fern tidak memiliki bunga.
Akar
Tumbuhan memproduksi akar dengan 3 tujuan yaitu mengikat diri ke benda lain, menyerap nutrisi dan sebagai tempat nutrisi. Hampir semua akar terutama yang terpendam di dalam pasir, tidak memiliki klorofil hijau dan tidak mempunyai pigmen sehingga berwarna putih. Akar akan menyalurkan air, nutrisi dan gas dari dan ke bagian tubuh tanaman lainnya.
Oksigen yang diserap oleh daun atau diproduksi dari proses fotosintesis akan siap di transportasi turun ke akar dan dilepas ke dalam substrat. Hal ini untuk menghindari akar dari kerusakan akibat substrat yang padat (anaerob). Untuk lebih jelas mengenai kondisi anaerob, silahkan baca artikel mengenai filter.
Batang
Batang berfungsi sebagai penahan dan alat transportasi nutrisi ke seluruh bagian tubuh tanaman. Karena air membantu menopang tubuh tanaman air, maka batang tanaman air umumnya lebih kurus dan fleksibel dibandingkan tanaman darat. Batang yang fleksibel memungkinkan tanaman bergerak mengikuti arus air.
Daun
Daun berguna mengambil sinar untuk proses fotosintesis. Daun tanaman darat mempunyai lapisan wax yang disebut “cuticle” yang berfungsi menjaga daun agar tidak kering. Di tanaman air, lapisan ini jauh lebih tipis sehingga memungkinkan cairan menembus lebih mudah sehingga membantu tanaman lebih mudah menyerap nutrisi.
Peralatan
Yang harus disiapkan dalam sebuah aquascape adalah:
Filter
Alat ini berperan sangat penting dalam aquascape. Selain fungsi mekanik, filter juga berfungsi biologis sebagai rumah tinggal bakteri pengurai, yang sangat berperan dalam menjaga kestabilan kimia dalam air.
Pasir Substrat
Substrat mempunyai peran penting sebagai tempat menempelnya tanaman. Syarat utama untuk memilih substrat yang tepat adalah ukuran butiran pasir antara 2-3 mm dan tidak mengeluarkan kandungan kimia berbahaya bagi kestabilan aquascape. Pilihan yang paling aman adalah pasir silica, tetapi karena warnanya yang putih kurang disukai oleh sebagian pehobi. Selain itu dapat juga dipilih pasir Malang atau Lumajang. Beberapa produsen aquascape telah memproduksi substrat yang telah mengandung nutrisi lengkap dan siap pakai, sehingga tidak perlu menambah pupuk di dasar substrat.
Ornamen Penghias
Berbagai ornamen dapat dimasukkan ke dalam aquascape untuk menambah nuansa, dengan catatan benda tersebut tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi aquascape itu sendiri. Secara umum dapat digunakan: kayu bakau, kayu stigi, batu gunung, batu sungai, bahkan batu bahan bangunan rumah, tetapi tidak disarankan menggunakan batu yang mengandung kapur.
Berikut adalah berbagai tema aquascaping yang populer dan dapat menjadi sumber inspirasi anda :
Dutch Style
Cortesy of wikipedia.org

Courtesy of wikipedia.org

Jungle Style

Courtesy of wikipedia.org

Courtesy of wikipedia.org

Natural Style

Courtesy of wikipedia.org

Courtesy of wikipedia.org

Seawater Style

Courtesy of wikipedia.org

Courtesy of wikipedia.org

Anda bisa memesan Aquascape  Anda disini
Source: diolah dari berbagai sumber

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

class="now"


200-125 200-125 exam 200-125 pdf 200-125 200-125 exam 200-125 pdf IY0-120 EX0-118 HP5-K03D HP0-J64 ACA001 QAW1301 GB0-363 HP0-661 000-M72 080-888 A2090-733 E20-465 1Z1-510 MOS-EXP2002 ST0-093 P_SD_64 HP2-N49 HP0-P14 1Z0-414 HP0-P22 JN0-140 000-M230 C2140-637 TM12 LOT-440 P6040-018 HP2-B96 000-899 HP2-E30 EE0-071 C2170-009 VCS-271 RF0-001 1T6-222 A00-280 CBAP JK0-015 HP0-262 CTS-I HP2-E57 HP2-056 E20-001 HP2-H11 642-582 050-ENVCSE01 C_TCRM20_72 1Z1-854 ZJN0-360 650-312 CGEIT ST0-141 646-206 HP2-H30 1Z0-212 FC0-U51 1Z0-223 VCP310-UP-VCP410 251-521 C_HANATEC141 ACSO-L2-REVGEN-02 1Y0-456 ISEB-ITILF 000-170 CAT-200 920-440