Translate »

Tips Jitu Memilih Barang Bermerek

Pics: http://www.lesbelles.net

Bagi sebagian wanita, brand atau merek menjadi hal penting ketika berbelanja. Tidak heran banyak dari mereka yang rela pergi ke luar negeri untuk membeli tas atau aksesori dengan harga puluhan hingga ratusan juta. Bagi mereka, branded goods alias barang bermerek adalah simbol status. Dengan kata lain, lewat barang bermerek, strata sosial dan gengsi meningkat.

Namun tidak sedikit juga bagi wanita-wanita yang lebih memilih untuk membeli barang-barang palsu atau KW. Padahal kualitasnya jauh berbeda dari aslinya. Anda harus hati-hati saat akan membeli tas bermerek. Karena ada harga ada rupa. Sekilas hampir sama tapi material dan lainnya pasti beda. Agar Anda tidak keliru, simak tipsnya berikut ini:

Kunjungi Toko dan Butik Resmi

Pics: http://m1.paperblog.com

Dengan membeli barang bermerek di toko maupun butiknya langsung, tentu saja menghindari Anda dari barang palsu. Tentu saja ini bagi Anda yang memiliki budget lebih.

Perbanyak Informasi

Pics: http://www.kidslayne.com

Bila Anda berencana membeli barang bermerek dari “tangan kedua” namun takut kena tipu, sebaiknya perbanyak informasi mengenai barang incaran. Ajak salah satu teman yang mengerti secara detil mengenai batang bermerek.

Bahan dan Material

Pics: https://shard1.1stdibs.us.com

Dari jauh memang sama tapi setelah dilihat secara dekat akan terlihat perbedaannya. Material yang digunakan jelas berbeda. Kalau yang palsu, cuma dipakai beberapa kali akan berubah, penyok-penyok dan tulangnya patah.

Kualitas Jahitan

Pics: http://www.hannahandbags.com

Barang bermerek punya kualitas jahitan yang mumpuni. Tidak akan mudah koyak atau rusak hanya karena sedikit gesekan. Selain itu, jahitan produk asli tentu saja akan rapi, tanpa cacat.

Nomor Seri

Pics: http://i149.photobucket.com

Ingat, produk bermerek pasti punya nomor seri. Selalu perhatikan nomor seri yang diletakkan tersembunyi di dalam produk, khususnya tas.

Demikian tips memilih barang bermerek, terlebih pada saat Anda membeli pada “tangan kedua” (distributor). Selalu perhatikan agar Anda tidak tertipu.

Sumber: Berbagai sumber

facebooktwittergoogle_plus

Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *



facebooktwittergoogle_plus