Translate »

Tips Menghindari Cedera Saat Bermain Badminton

Badminton atau bulu tangkis merupakan salah satu jenis olah raga yang memerlukan kondisi fisik yang prima untuk dilakukan.

Pics: http://static2.businessinsider.com

Selain karena permainan badminton tergolong cepat, setiap bagian tubuh juga dipacu untuk bisa mengimbangi setiap gerakan yang dilakukan di atas lapangan. Karena aktivitas yang cukup berat tersebut maka peluang untuk mendapatkan cedera saat bermain akan cukup mudah terjadi bila tidak disiasati dengan benar.

Untuk menghindari cedera sebenarnya tidaklah sulit, hanya saja, membutuhkan komitmen dan dijadikan kebiasaan dari si pemain tersebut. Sebagai awalan untuk memulai aktivitas bermain, pastikan untuk mementingkan aktivitas pemanasan atau warm up karena disinilah aktivitas otot tubuh akan dimulai.

Saat aktivitas otot-otot utama dimulai, maka gerakan lain akan membantu pergerakan dan fleksibilitas tubuh serta daya tahan otot terhadap tekanan yang lebih lama. Pemanasan sendiri tidak boleh dilakukan terlalu lama, baiknya antara 15-30 menit saja.

Pics: http://img.breakingmuscle.com

Latihan Sederhana Untuk Pemanasan

1. Aktivitas sedang untuk perenggangan otot seperti jogging atau skipping

2. Perenggangan otot sekitar 15-30 detik

3. Pergerakan ringan selama 2-3 menit seperti melingkarkan bahu, stretching punggung ke depan dan belakang dan memutar pinggang.

4. Perenggangan yang lebih lama pada bagian otot yang mudah lelah

5. Aktivitas lain seperti jongkok berdiri juga boleh dilakukan seperlunya

Perenggangan sangatlah penting untuk menghindari risiko otot menjadi tertarik atau terjadinya cedera. Selain melemaskan tegangan pada otot, perenggangan juga mempersiapkan tubuh untuk menghadapi aktivitas olahraga yang lebih keras dan membantu kordinasi dan pergerakan antar sendi dan anggota tubuh lainnya. Selain itu, perenggangan juga membantu kelancaran peredaran darah selama kita beraktivitas.

Pics: http://www.asian-central.com

Saat bermain, pastikan untuk tidak memaksakan diri dalam melakukan gerakan seperti melakukan smash atau menjatuhkan badan. Pastikan juga perlengkapan yang digunakan seperti sepatu dan raket sesuai dengan karakter dan keperluan bermain. Sepatu yang digunakan harus nyaman dan dapat menlindungi bagian kaki akibat banyaknya aktivitas melompat dan berlari selama bermain. Raketpun demikian, berat dan karakter raket harus disesuaikan juga dengan karakter bermain si pemain agar tegangan pada pergelangan tangan tidak terlalu berat.

Pics: http://www.lifefitness.com

Setelah selesai bermain, pastikan melakukan sedikit aktivitas pendinginan atau cool down. Pendinginan sangat dibutuhkan agar tubuh tidak kaget dan tegang setelah melakukan aktivitas berat, selain itu, pendinginan juga membantu membuang lebih banyak cairan lactic acid yang dihasilkan saat berkativitas.

Meskipun dengan melakukan semua tips di atas tidak mejamin bahwa kita akan terbebas dari cedera, ada baiknya diperhatikan agar paling tidak bisa terhindar dari cedera saat bermain badminton.

Source: Badminton-information

Tagged with:     , , , ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

class="now"


200-125 200-125 exam 200-125 pdf 200-125 200-125 exam 200-125 pdf IY0-120 EX0-118 HP5-K03D HP0-J64 ACA001 QAW1301 GB0-363 HP0-661 000-M72 080-888 A2090-733 E20-465 1Z1-510 MOS-EXP2002 ST0-093 P_SD_64 HP2-N49 HP0-P14 1Z0-414 HP0-P22 JN0-140 000-M230 C2140-637 TM12 LOT-440 P6040-018 HP2-B96 000-899 HP2-E30 EE0-071 C2170-009 VCS-271 RF0-001 1T6-222 A00-280 CBAP JK0-015 HP0-262 CTS-I HP2-E57 HP2-056 E20-001 HP2-H11 642-582 050-ENVCSE01 C_TCRM20_72 1Z1-854 ZJN0-360 650-312 CGEIT ST0-141 646-206 HP2-H30 1Z0-212 FC0-U51 1Z0-223 VCP310-UP-VCP410 251-521 C_HANATEC141 ACSO-L2-REVGEN-02 1Y0-456 ISEB-ITILF 000-170 CAT-200 920-440