Translate »

Warna Yang Membawa Keberuntungan Dalam Budaya Tionghoa

Chinese-Dragon1

Pics: http://2.bp.blogspot.com

Menurut budaya Tionghoa, warna juga bisa membawa keberuntungan dan mempengaruhi banyak aspek di dalam kehidupan seseorang. Warna-warna ini secara istimewa biasa dipakai dan dihadirkan dalam upacara keagamaan atau upacara-upacara yang punya nuansa kebahagiaan. Dengan harapan, suasana akan semakin bahagia.

Inilah warna-warna yang kabarnya dipercaya membawa keberuntungan bagi orang Tionghoa:

Warna Kuning Emas

Pics: http://cdns2.freepik.com

Warna kuning emas adalah simbol kekuatan dan keningratan. Pada jaman dinasti pertama di China, raja dikenal dengan nama lain Yellow Emperor atau Raja Kuning.

Warna kuning juga memiliki banyak nilai sejarah bagi budaya Tionghoa. Misalnya saja sebutan ras kulit kuning, sungai kuning, jalur kuning, istana kuning, dan lain sebagainya.

Seperti dilansir ChinaHighlights, sepanjang Dinasti Song (960 – 1279), warna kuning digunakan untuk melapisi seluruh lantai istana. Sedangkan pada Dinasti Ming (1368 – 1644) dan Dinasti Qing (1636 – 1911), para Raja mengenakan jubah kuning emas dan bendera kenegaraan juga berwarna kuning.

Warna Hijau

Pics: http://www.unicorngarden.com

Warna hijau dipercaya sebagai warna keberuntungan karena melambangkan uang dan harta. Diyakini bahwa warna ini akan membawa kemakmuran bagi gedung-gedung atau lokasi yang dibangun dengan dominasi warna hijau.

Warna Merah

Pics: http://lazydrawing.com

Sebagian orang sudah tahu bahwa warna merah menyimbolkan kebahagiaan, kesuksesan dan nasib baik. Warna ini yang paling sering dipakai di berbagai acara. Misalnya saja acara pernikahan yang nyaris semua pernak perniknya memakai warna merah, mulai dari tulisan di depan pintu, petasan, warna baju, lipstik, hingga menu makanan.

Pics: http://ciricara.com

Warna merah juga digunakan sebagai warna amplop (angpao) yang sangat populer. Warna merah pada angpao menandakan harapan berkah kemakmuran dan kebahagiaan baik pada yang memberi maupun menerima.

Sumber: Berbagai sumber

facebooktwittergoogle_plus

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *



facebooktwittergoogle_plus