Cara Mengatasi Masalah Laptop No Bootable Device

Cara Mengatasi Masalah Laptop No Bootable Device Kehadiran perangkat laptop tidak perlu diragukan lagi kegunaannya dalam menunjang segala aktivitas pekerjaan. Selain dapat memudahkan pekerjaan yang ada, perangkat laptop juga umumnya dapat menyelesaikan segala jenis pekerjaan dengan cepat dan tepat.

Meski demikian, dalam penggunaan laptop sendiri sering mengalami masalah yang namanya no bootable device. Yang mana, kondisi inilah yang sering membuat para penggunanya mencari tahu bagaimana cara memperbaiki laptop no bootable device.

Oleh karena itu, di artikel kali ini Anda akan mengetahui informasi secara detail mengenai no bootable device baik dari segi pengertian, penyebab dan juga cara mengatasi masalah tersebut. Dengan begitu nantinya Anda lebih paham dan tahu mengenai cara mengatasi perangkat laptop yang mengalami permasalahan no bootable device tersebut.

Apa Itu No Bootable Device Pada Laptop?

Cara Mengatasi Masalah No Bootable Device

Tahukah Anda? Kerap kali pengguna mengalami masalah pada saat membuka laptop, bukan muncul tampilan Windows justru muncul warna gelap dan tampil tulisan no bootable device. Kondisi inilah yang sering mengakibatkan pengguna panik dan mencari jawabannya di internet.

Jika melihat dari masalah tersebut, no bootable device yang terjadi pada laptop merupakan kasus paling umum terjadi di mana perangkat laptop mengalami kesulitan dalam mendeteksi hard drive, solid state drive ataupun drive lain yang dapat di boot untuk memuat sistem operasi.

Dalam hal ini, no bootable device sendiri diartikan sebagai sebuah pesan kerusakan pada sistem operasi Windows pada saat pengguna menghidupkan laptop. Sehingga, hal inilah yang akhirnya menyebabkan perangkat laptop / komputer menjadi tidak bisa melakukan proses booting.

Padahal, proses booting sendiri biasanya dilakukan secara sistematis sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bahkan setelah menekan tombol power, aliran listrik yang ada nantinya akan didistribusikan ke seluruh komponen laptop dengan menggunakan alat power supply.

Rata-rata, kasus no bootable device  sering kali disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya yakni seperti adanya perubahan pada pengaturan di BIOS maupun pada UEFI. Maka dari itu, untuk mengatasi permasalahan ini Anda perlu memahami kerusakan yang terjadi pada perangkat laptop.

Dengan begitu, maka Anda bisa langsung memperbaikinya secara mandiri atau bisa langsung ke tempat service laptop jika tidak ingin kerusakan terjadi semakin parah.

Penyebab No Bootable Device

Cara Mengatasi Masalah No Bootable Device

Secara umum, masalah no bootable device pada semua merek laptop disebabkan oleh beberapa faktor yang sering kali tidak diketahui oleh pengguna. Untuk itu, di bawah ini Anda akan mengetahui mengenai berbagai penyebab dan tips mengatasi permasalahan no bootable device pada perangkat laptop dengan mudah yaitu ;

  • Masalah Media Storage (Harddisk / SSD) yang Tidak Terbaca

Salah satu penyebab paling umum masalah no bootable device pada laptop yakni karena adanya media storage baik harddisk atau SSD yang tidak terbaca. Dalam memeriksa masalah harddisk terbaca atau tidaknya ini, Anda bisa langsung masuk ke BIOS sesuai dengan merek laptop masing-masing.

Apabila nantinya muncul HDD model name dan serial number harddisk, maka harddisk masih terbaca. Namun jika muncul tulisan “None”, hal ini mengartikan jika kondisi harddisk tidak terbaca. Untuk mengatasi permasalahan harddisk tidak terbaca, Anda bisa mengatasinya dengan beberapa cara seperti berikut ini :

  1. Cabut dan pasang kembali kabel harddisk yang mungkin mengalami kelonggaran.
  2. Lakukan penggantian kabel jika harddisk masih tidak terbaca.
  3. Periksa harddisk di perangkat laptop lain.
  4. Jika masih tidak terbaca juga, maka langkah terakhir yang bisa Anda ambil yakni dengan mengganti harddisk.
  • Terjadi Kesalahan Pengatuan BIOS (Boot Priority) Laptop

Perlu Anda ketahui bahwa BIOS sendiri dikenal sebagai sebuah program basic input atau output sistem yang memiliki peranan penting dalam mengatur fungsi dari hardware / perangkat keras di dalam laptop.

Adapun Boot Priority sendiri merupakan sebuah pengaturan yang memerintahkan perangkat laptop untuk melakukan boot awal pada hardware secara berurutan.

Nah, salah satu kesalahan dalam pengaturan Boot Priority pada BIOS ini nantinya bisa mengakibatkan masalah no bootable device bahkan bisa mengganggu berbagai sistem operasi serta perangkat keras lainnya di laptop.

Jika laptop Anda mengalami masalah ini, maka bisa mengatasinya dengan mudah menggunakan beberapa cara seperti berikut ini :

  1. Langkah pertama, Anda restart perangkat laptop yang dimiliki
  2. Kemudian, ketika nanti muncul tampilan layar BIOS maka langsung Anda tekan tombol “F1, F12, DEL”
  3. Setelah itu, Anda tinggal cari dan masuk ke pengaturan Boot Priority
  4. Terakhir, Anda tinggal memilih setting pengaturan “Priority Harddisk” dengan sistem menjadi yang pertama
  • Adanya Kerusakan Data ( Corrupt ) Pada Sistem di Laptop

Corrupt file atau kerusakan data sistem di perangkat laptop ini sering kali ditandai dengan file yang mengalami gangguan ketika dibuka. Biasanya, perangkat laptop yang Anda miliki tidak mau menjalankan proses booting hingga akhirnya menampilkan pemberitahuan no bootable device.

Adapun kerusakan data di sistem ini biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Baik itu karena adanya kerusakan data secara fisik maupun kerusakan data secara digital atau virtual.

Dalam mengatasi permasalahan kerusakan data ini, Anda perlu melakukan beberapa cara seperti berikut ini :

  1. Pertama, proses load setup di sistem operasi
  2. Setelah itu, klik ‘Repair Computer’ yang ada bagian bawah kiri
  3. Perhatikan OS laptop Anda. Jika laptop Anda merupakan Windows 10, maka klik “Troubleshoot” dan tekan “Command Prompt”. Sementara untuk pengguna Windows 7 bisa menggunakan “System Recovery Options” dan tekan “Command Prompt”
  4. Kemudian, Anda tinggal ketik perintah “bootrec”
  5. Terakhir, Anda tinggal lakukan restart dan coba apakah masalahnya sudah bisa terselesaikan atau belum
  • Perangkat Laptop Terserang Virus

Faktor penyebab munculnya tulisan no bootable device pada perangkat laptop yakni karena adanya virus yang menyerang pada perangkat tersebut. Memang tidak bisa dipungkiri jika virus dalam perangkat laptop memang banyak jumlahnya hingga mengganggu berbagai sistem di dalamnya.

Jika hal ini tidak diatasi secara cepat, maka otomatis virus akan mengakibatkan berbagai komponen di dalam laptop tidak mampu bekerja secara optimal, proses booting tidak berjalan dengan lancar.

Bahkan, adanya virus juga akan membuat performa perangkat laptop tidak bekerja seperti biasanya dan bisa saja mempengaruhi program-program lainnya.

Untuk mengatasi perangkat laptop yang terserang virus ini, maka Anda sebaiknya melakukan bentuk antisipasi dengan memasang anti virus pada laptop kalian. Dengan begitu, maka pada saat virus masuk dan muncul notifikasi bisa langsung dibersihkan dengan mudah dan cepat.

Cara Mengatasi Masalah No Bootable Device

  • Install Ulang Sistem Operasi Windows

Jika Anda masih mengalami masalah no bootable device pada perangkat laptop, maka langkah terakhir yang bisa diambil yakni dengan menginstall ulang sistem operasi Windows.

Umumnya, solusi ini menjadi pilihan terbaik yang bisa Anda ambil untuk mengatasi kerusakan Windows lantaran adanya data yang corrupt maupun terkena virus.

Dengan meng-instal ulang sistem Windows ini, maka data-data lama akan terhapus dan bisa diganti dengan yang baru. Sehingga, kerusakan penyebab masalah no bootable device nantinya bisa dipastikan akan hilang.

Jadi, itulah sekilas informasi mengenai penyebab dan cara memperbaiki laptop no bootable device yang bisa Anda lakukan dengan mudah dan cepat.

Baca Juga : Cara Laptop Jadi Hostpot

5/5 - (294 votes)

Leave a Comment